Senin, 23 Oktober 2017
Jumat, 20 Oktober 2017
Senin, 16 Oktober 2017
Yudin tahyudin
PASSWORD RECOVERY
Memulihkan kata sandi anda

email Anda
KIRIM KATA SANDI SAYA

Beranda Bandung Raya

Bandung Raya
Asep Rahayu, SH : Kel. Cibeunying Cimenyan Implementasikan Motto “Maju Mandiri” Agar Kondusif
Penulis Redaksi Jayantara News - 16 Oktober 201753 0
Asep Rahayu, SH : Kel. Cibeunying Cimenyan Implementasikan Motto “Maju Mandiri” Agar Kondusif

Cimenyan – jayantaranews.com
Prinsip koordinasi, sinkronisasi, konsultasi dan harmonisasi sesuai dengan Tugas, Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing adalah kata kuncinya. Bila semua itu dilakukan, kata Asep Rahayu, SH, selaku Kepala Kelurahan Cibeunying, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, mengawali obrolan, maka terjalinlah suatu kesinergian. Dimana sinergi itu sendiri merupakan segala kegiatan ataupun hubungan kerjasama baik antar personel maupun kaitannya dengan instansi atau lembaga yang menghasilkan suatu tujuan yang lebih baik dan menunjang untuk kemajuan Cibeunying agar lebih berkembang tentunya.
Hal demikian tidak bedanya dengan makna kata “Sabilulungan”, lanjut Asep, yakni : Seiya, Sekata, Seayun, Selangkah, Sepengertian, Sepemahaman, Senasib Sepenanggungan, Saling Mendukung, Saling Menyayangi, Saling Membantu, Bekerja Sama, Rasa Persaudaraan Yang Sedemikian Erat Dan Kebersamaan.
Karena melalui cara itulah (Sabilulungan) akan lahir kemakmuran bagi masyarakat. Dan hal itu yang membuat Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, menggunakan motto Sabilulungan dalam mengimplementasikan pembangunan di daerahnya, papar Asep, yang baru dilantik menjadi Kepala Kelurahan Cibeunying, dua bulan lalu.
Kaitannya dengan makna “Maju Mandiri”, Deky Rahmatullah, A.Md, selaku Sekretaris Kelurahan Cibeunying memaparkan, Cibeunying Maju Mandiri, maksudnya, sebagaimana arahan Pak Lurah, agar segala sesuatunya tidak selalu mengandalkan pada Pemerintah Kabupaten saja. Namun kita pun diupayakan untuk sudah bisa maju dengan kemandirian.
Hal ini tentu relevansinya dengan beberapa pihak. Artinya, terang Deky, dibutuhkan sinergitas antara pihak Kelurahan dan element masyarakat, yakni : LPM, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Karang Taruna, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepengurusan baik RT / RW, (Stakeholders) pastinya, agar selalu terjalin kegotongroyongan, kebersamaan, keharmonisan, keamanan, kenyamanan dan kondusif pada akhirnya.
“Kalau segala sesuatunya berjalan kondusif karena kebersamaan, Insya Allah, kenyamanan warga akan didapat,” pungkas Deky mengakhiri obrolan.
(Goes JN)
Jumat, 06 Oktober 2017
Kamis, 05 Oktober 2017
Langganan:
Postingan (Atom)